Jiwa kita menanti-nantikan Tuhan, Dialah penolong kita dan perisai kita! Ya, karena Dia hati kita bersukacita, sebab kepada nama-Nya yang kudus kita percaya. Kasih setia-Mu, ya Tuhan, kiranya menyertai kami, seperti kami berharap kepada-Mu. Mazmur 33:20-22
Bagaimana cara terbaik kita untuk mendukung seseorang, saat ia membutuhkan? Kita berjaga-jaga, menunggu, dan berharap. Namun, ada beberapa syarat: hubungan yan gdekat, kehadiran yang penuh perhatian, kesabaran, keterbukaan dan bersedia mendengarkan. Jika kita mau menginvestasikan waktu, kita bisa membuat perbedaan dalam hidup orang yang kita kasihi.
Berjaga-jaga, menanti, dan berharap tidak membutuhkan pemikiran yang brilian, keahlian profesional, atau pendapat yang kuat. Itu semua merupakan bentuk pelayanan yang diperlukan dalam masa apa pun. Orang berjaga-jaga, menanti, dan berharap untuk memperoleh kesempatan pendidikan yang lebih tinggi, perubahan pekerjaan, peningkatan pendapatan, anak-anak menjadi dewasa, memecahkan konflik, dan kesembuhan. Ketika waktunya tepat, mereka siap untuk menawarkan dukungan, bimbingan, atau kekuatan kepada yang membutuhkan.
Kita bisa menemukan banyak alasan untuk tidak berjaga-jaga, menanti, dan berharap. Mungkin, kita takut akan hasilnya sehingga kita mundur dari kemungkinan terluka. Mungkin, kesabaran kita habis. Mungkin, kita takut diri terlalu lemah untuk menolong. Apa pun alasannya, Allah memiliki alasan yang lebih baik mengenainya: Dia memerintahkan kita untuk menunggu dalam pengharapan dan kepercayaan kepadaNya.
Dalam Alkitab, ketika Yesus terluka, Dia meminta para murid untuk sekadar berjaga-jaga bersamaNya. Kegagalan para murid untuk hadir bagi Yesus dan pengampunan yang menyertaiNya, dapat mendorong kita semua untuk ada bagi orang lain saat membutuhkan. Mereka tidak membutuhkan perkataan yang sempurna atau nasihat bijak dari kita. Mereka hanya membutuhkan kita untuk berjaga-jaga, menanti, dan berharap bersama mereka.
Doa Harapan:
Tuhan, saya tidak memiliki kekuatan untuk selalu ada bagi seseorang. Saya benar-benar tidak memilikinya. Karena itu, saya memohon kepadaMu untuk memenuhi diri saya, sehingga saya bisa menunjukkan kekuatanMu dan menyatakan kasih sayang kepada orang yang saya kasihi. Terima kasih, Tuhan.
Seri CATATAN HARAPAN adalah tulisan yang kami ambil dari buku terbitan BPK Gunung Mulia dengan judul "Catatan Harapan, Satu Menit yang Mengubah Hidup Anda". Kami sangat diberkati dengan buku ini, sehingga kami share di blog ini agar teman-teman bisa membacanya. Saran kami, belilah 1 buku ini agar Anda bisa membacanya kapanpun dan dimanapun. Buku ini sangat bagus untuk renungan inspiratif.
Advertisement
EmoticonEmoticon