Jika Engkau, ya Tuhan, mengingat-ingat setiap kesalahan-kesalahan,
Tuhan, siapakah yang dapat tahan?
Tetapi pada-Mu ada pengampunan, supaya Engkau ditakuti orang.
Aku menanti-nantikan Tuhan, jiwaku menanti-nanti,
dan aku mengharapkan firman-Nya. Mazmur 130:3-5
Pada masa lalu, saya membuat suatu kesalahan. Kemudian lagi, lagi, lagi dan lagi. Ya..Anda paham maksud saya. Saya terus-menerus berbuat kesalahan. Kesalahan bukanlah masalah. Apa yang kita lakukan dengan kesalahan dan apa yang kita pelajari dari kesalahan adalah bagian yang penting.
Saya telah membuat banyak permohonan sambil menangis, "Ya Allah, tunjukkanlah apa yang harus saya lakukan. Saya tidak ingin membuat kesalahan lagi."
Jika anak-anak kita didorong untuk menghindari kesalahan, mereka tidak akan pernah belajar langkah tertatih mereka atau berbicara bahawa bayi pertama mereka. Mereka akan berhenti menulis setelah tes mengeja pertama dan berhenti bermain setelah kegagalan pertama mereka. Betap mengagumkan jika anak-anak kita tidak segera menyerah karena takut gagal. Mereka secara naluriah memandang hidup sebagai suatu perjalanan. Mungkin kita perlu kembali kepada naluri tersebut.
Sebagai orang dewasa, kita cenderung memandang kehidupan-dan bahkan iman-sebagai suatu perfoma. Seseorang mungkin selalu mencetak prestasi sehingga kita terpacu untuk berupaya lebih keras. Saya lelah hanya dengan menuliskannya. Sungguh suatu cara hidup yang mengerikan. Hidup seperti itu akan memperbesar kesalahan dam mengurangi makna perjalanan kehidupan kita.
Fokus perfoma adalah kesempurnaan. Namun, fokus pada perjalanan adalah arah. Kesalahan dapat menjadi guru yang bijak jika kita mengizinkan Allah berbicara kepada kita melaluinya. Suatu koreksi akan memperbaiki arah hidup kita. Daripada mencoba lebih keras, lebih baik tenang dan berlatihlah untuk mengikuti suara Allah. Dia akan mengarahkan langkah Anda.
Doa Harapan
Ya Allah, tunjukkanlah apa yang harus saya lakukan. Saya hanya ingin mendengarkan suaraMu dan mengambil langkah selanjutnya. Kiranya saya mencari bimbingan, bukan kesempurnaan. Terima kasih, Tuhan.
Note:
Seri CATATAN HARAPAN adalah tulisan yang kami ambil dari buku terbitan BPK Gunung Mulia dengan judul "Catatan Harapan, Satu Menit yang Mengubah Hidup Anda". Kami sangat diberkati dengan buku ini, sehingga kami share di blog ini agar teman-teman bisa membacanya. Saran kami, belilah 1 buku ini agar Anda bisa membacanya kapanpun dan dimanapun. Buku ini sangat bagus untuk renungan inspiratif.
Advertisement
EmoticonEmoticon