-->

Cacian dan Pujian, Mana yang Membuat Kita Terjatuh

- September 14, 2017

Disebuah danau yang jauh dari keramaian tinggalah dua ekor angsa dan seekor kura-kura. Mereka bersahabat sangat baik.

Pada suatu ketika, kekeringan melanda area tersebut, sehingga kondisi tersebut memaksa hewan-hewan yang tinggal di sana untuk bermigrasi karena makin minimnya makanan dan mereka tau, kelak jika air danau habis mereka pun akan mati karena kekurangan air dan makanan.

Kedua ekor angsa pun bersepakat untuk bermigrsi ke daerah lain yang masih ada air dan makanan. Kura-kura pun menjadi risau mendengar rencana tersebut. Dengan kondisinya yang bergerak lambat dan tidak dapat terbang, maka mustahil bagi dirinya mengikuti jejak angsa temannya itu

"Sudah ..... kalian cepat berangkat ke daerah,  biar saya meninggal saja di tempat ini. Karena saya tidak dapat terbang seperti kalian !"  seru si kura - kura.
Angsa  : " Gak usah kuatir kur .... gini aja,  kami berdua akan menggigit sebatang ranting pohon di pinggir kiri dan kanan,  kamu di tengah gigit yang kuat ya .... kami akan bawa kamu ke danau yang lebih baik

Kemudian mereka pun berangkat. Ketika sedang terbang, seekor burung elang berkata  : 
"Dasar tidak tau malu, sudah gendut tidak bisa terbang membuat beban pula pada si angsa"


Si kura-kura marah sekali, tetapi dia ingat, kalau dia buka mulutnya, maka akan terjatuh dan mati. Ia pun fokus dengan gigitannya dan tidak mau mendengarkan sindiran elang

Tidak berapa lama, mereka bertemu dengan seekor kelelawar. Kelelawar berkata, "Wow,  engkau kura-kura yang luar biasa, engkau hebat sekali laksana seorang raja yang menguasai bukan hanya di air dan di darat saja,  melainkan juga di udara"

Si kura-kura dengan hati yang berbunga-bunga berkata, "Terima kasih,  saya ini .... "
Ia pun baru sadar bahwa ia sudah melepaskan gigitannya pada ranting tersebut. Ia pun jatuh dan mati


Terkadang bukan hinaan dan cacian yang membuat seseorang terjatuh, sering kali hinaan dan cacian bisa membuat seseorang menjadi kuat dan berhasil. Tetapi, "Pujianlah yang sering membuat jatuh" karena kita terbuai dengan kesombongan pikiran kita


Sebuah Nats berbunyi 
"Berbahagialah kita jika dicela dan dicerca
Sebab itu membuat diri kita kuat,
Tetapi berhati-hatilah jika anda di puji,
Sebab itu membuat diri anda lemah, tidak mawas diri dan sombong

Marilah kita menjadi manusia yang rendah hati, buang segala kesombongan supaya kita tidak terjatuh dalam pencobaan


Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search