-->

Kesabaran Membuat Hidup Lebih Panjang

- September 11, 2017
Konfusius telah mengingatkan "Orang yang marah, hatinya penuh dengan racun." Ya, emosi yang berlebihan tentu akan menciptakan kabut pada mata hati Anda. Kita tentu mengingat bagaimana kasus-kasus peperangan terjadi hanyalah karena amarah yang diakibatkan penghinaan. Misalnya, perang antar etnis yang pernah terjadi di tanah air kita.

Buah dari kemarahan karena penghinaan yang diklaim oleh masing-masing etnis tentu saja tidak sebanding dengan kerugian yang diakibatkan oleh perang tersebut. Peristiwa ini mengajarkan pada kita bahwa amarah karena penghinaan pasti akan mengakibatkan dampak yang lebih parah dari "penghinaan" yang terjadi.

Kemarahan adalah air keras yang akan lebih merusak bejana tempat penyimpanannya daripada benda-benda yang disiram dengannya (Mahatma Gandhi).

Ketika amarah menguasai kita, cobalah pikirkan konsekuensi-konsekuensinya. (Konfusius)

Setiap hari kita pasti selalu menemukan orang yang dikendalikan oleh perasaannya. Sebuah penelitian belum lama ini menunjukkan bahwa orang yang punya masalah emosional 14% lebih besar kemungkinannya untuk mengalami kecelakaan mobil dibandingkan dengan mereka yang emosinya stabil. Sebuah faktor yang mengerikan terungkap oleh penelitian ini bahwa satu dari setiap lima korban kecelakaan yang fatal telah bertengkar dalam waktu 6 jam sebelum kecelakaan menimpanya. Untuk itulah, orang Cina percaya jika sedikit kesabaran akan membuat hidup Anda lebih panjang.

Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search