-->

Inspirasi: Jangan Berhenti Di Tengah Badai

- August 15, 2017
inspirasi jangan berhenti di tengah badai

Pada suatu hari, ada seorang anak yang sedang berkendara dengan ayahnya, seperti biasanya kendaraan mereka menuju ke suatu tempat dan si anak yang mengemudikan mobil.

Setelah beberapa puluh kilometer, tiba awan hitam datang bersama angin kencang. Langit menjadi gelap. Kulihat beberapa kendaraan mulai menepi & berhenti.
"Bagaimana Ayah? Kita berhenti?", si anak bertanya.
"Teruslah mengemudi!", kata sang Ayah.

Si anak tetap menjalankan mobil mengikuti perintah ayahnya. Langit makin gelap, angin bertiup makin kencang. Hujan pun turun dengan derasnya. Beberapa pohon besar bertumbangan, bahkan ada pohon-pohon kecil yang diterbangkan angin. Suasananya sangat menakutkan. Banyak kendaraan besar juga mulai menepi dan berhenti.

"Ayah...?"
"Teruslah mengemudi, tingkatkan perhatian dan ekstra hati-hati!" kata sang Ayah sambil terus melihat ke depan.

Si Anak tetap mengemudi dengan bersusah payah. Hujan lebat menghalangi pandangan sampai hanya berjarak beberapa meter saja. Anginpun mengguncangkan mobil kecil itu.

Si Anak mulai merasa takut. Tapi dia tetap mengemudikan mobil sesuai perintah ayahnya walaupun sangat perlahan. Setelah melewati beberapa kilometer ke depan,  hujan mulai mereda dan angin mulai berkurang.
Setelah beberapa killometer lagi, sampailah mereka di tempat yang kering & mereka melihat matahari bersinar muncul dari balik awan.

"Silakan kalau mau berhenti sekarang dan keluarlah", kata sang Ayah tiba.
"Kenapa sekarang?", tanya si anak terheran-heran.
"Tengoklah kebelakang agar engkau bisa melihat dirimu, seandainya engkau tadi berhenti di tengah badai dan angin ribut itu."

Si anak berhenti dan keluar dari mobil, lalu dia menengok jauh ke belakang, disana badai masih berlangsung. Si anak lalu membayangkan bila mereka berhenti disana dan terjebak. 

Dan disinilah si anak mengerti dan menyadari bahwa jangan pernah berhenti di tengah badai, karena akan terjebak dalam suatu ketidakpastian & ketakutan yang sangat, karena kita tak akan tahu kapan badai akan berakhir, serta apa yang akan terjadi selanjutnya, lebih baik segera jauhi badai itu sebisa mungkin.

Ibaratnya jika kita sedang menghadapi "badai" kehidupan, maka teruslah berjalan, teruslah berusaha, jangan pernah berhenti, jangan pernah putus asa, karena bila tidak maka kita akan tenggelam dalam keadaan yang terus kacau, menakutkan dan penuh ketidak-pastian, bagaikan Anda berada ditengah-tengah badai yang sesungguhnya...

Salam inspirasi
Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search